Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Airlangga Bisa jadi Cawapres, jika Koalisi Besar Benar Terbentuk

SABTU, 08 APRIL 2023 | 14:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berpeluang jadi calon wakil presiden, apabila Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bergabung bersama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Begitu dikatakan Direktur Aljabar Strategic, Arifki Chaniago mengomentari kencangnya wacana pembentukan Koalisi Besar jelang Pemilu 2024.

Soal siapa calon presiden Koalisi Besar jika benar terbentuk, kata Arifki, paling potensial sejauh ini adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.


"Saya kira tentu kalau KIB dan KKIR berkoalisi yang diinginkan Golkar tentu akan menjadi cawapres Prabowo," kata Direktur Aljabar Strategic, Arifki Chaniago saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (8/4).

Arifki menyebut ada dua alasan mengapa posisi cawapres paling tepat diisi Airlangga bila KIB merapat ke KKIR dalam Koalisi Besar.

Pertama, perolahan kursi Golkar di parlemen dengan dua partai di KIB masih paling banyak. Artinya, ini perhitungan Golkar dengan partai PAN dan PPP dalam koalisi KIB.

Kedua, beberapa kesempatan Presiden Joko Widodo kerap memberikan kode kepada calon presiden saat menghadiri acara partai. Kemungkinan besar, kode tersebut ditujukan kepada dua ketua umum parpol yakni Prabowo dan Airlangga.

"Akan menjadi hal yang menarik bahwa ketika Jokowi jadi king maker, maka KIB dan KIR berkoalisi. Maka Prabowo-Airlangga cukup logis dipasangkan," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya