Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono dalam peringatan malam Nuzulul Quran, di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Peringati Malam Nuzulul Quran, Mardiono: Kader PPP Harus Pahami dan Syiarkan Isi Al Quran

SABTU, 08 APRIL 2023 | 13:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kader-kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus bisa memahami dan menyiarkan isi serta makna dari kitab suci Al Quran.

Begitu amanat yang dismapaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono dalam peringatan malam Nuzulul Quran, di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat.

Disampaikan Mardiono, turunnya Al Quran pada 17 Ramadhan, adalah titik awal dari perjalanan manusia menuju kebangkitan peradaban dunia.


"Saya harap kader PPP dapat lebih banyak menyiarkan Al Quran, memahami isi kandungannya, dan terus belajar karena jiwa kita sebagai umat muslim,” tutur Mardiono dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/4).

Menurutnya, Nuzulul Quran yang jatuh pada 17 Ramadhan lebih bermakna karena sama dengan nomor urut PPP di pemilu.

“InsyaAllah ini merupakan suatu sinyal baik, karena PPP yang diberikan nomor urut 17 sesuai dengan diturunkannya wahyu Allah. Kami berharap anugerah nomor 17 dapat mengangkat derajat dan martabat PPP sebagai pemenang Pemilu yang akan datang,” terangnya.

Mardiono pun berharap lewat kegiatan kali ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi perjuangan bagi para kader untuk menjemput kemenangan.

“Kegiatan ini hendaknya mampu meningkatkan semangat dan motivasi perjuangan bagi kita semua. Karena mengingat Nuzulul Quran adalah turunnya wahyu Allah kepada Nabi Muhammad yang diteladani oleh seluruh umat Islam di dunia,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya