Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Syarat Capres Persulit PDIP Gabung Koalisi

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 09:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Syarat kader jadi calon presiden bisa mempersulit PDI Perjuangan dalam menjalin komunikasi ke koalisi yang sudah ada. Pasalnya, masing-masing koalisi sudah tentu memiliki kandidat potensial untuk dijadikan calon presiden dari jauh-jauh hari.

"PDIP menawarkan persyaratan yang sulit, yaitu posisi capres. Ini tentu bakal mempersulit," kata analis politik, yang juga Direktur Aljabar Strategic, Arifki Chaniago saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/4).

Di sisi lain, Arifki tidak menampik bahwa PDIP bisa saja bergabung dalam salah satu koalisi di akhir penentuan capres dan cawapres. Termasuk berpotensi membuat koalisi baru dengan memecah koalisi yang sudah ada.


Bagaimanapun, sambung Arifki, berbagai cara akan dilakukan PDI Perjuangan untuk mencetak hattrick kemenangan dalam pemilu presiden dan legislatif di tahun 2024.

"Sebenarnya PDI-P tidak ingin ditinggalkan dalam rencana koalisi besar yang bakal dibuat oleh KIB dan KKIR. Saya kira, PDIP ingin pimpin koalisi gabungan itu, tetapi upaya itu bakal sulit," kata Arifki.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya