Berita

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja/Net

Politik

Bawaslu Koordinasi dengan MUI dan Kemenag Cegah Zakat jadi Celah Politik Uang

KAMIS, 06 APRIL 2023 | 21:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah pencegahan politik uang di masa ramadhan diperkuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), menyusul ada kejadian bagi-bagi amplop berlogo PDI Perjuangan dan gambar politisinya di masjid, di Sumenep, yang viral di media sosial.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menerangkan, meski ada keterbatasan regulasi untuk menindak perilaku politik uang berkedok zakat di masa ramadhan ini, pihaknya berusaha keras mencegah itu terjadi.

"Karena dulu juga pernah kejadian pada pilkada yang bertepatan dengan massa ramadhan, ada pembagian zakat yang diduga ini termasuk (politik uang). Ini pada saat kampanye saat itu," ujar Bagja dalam jumpa pers di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH. Thamrin, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (6/4).


Salah satu upaya pencegahan yang akan dilakukannya, disampaikan Anggota Bawaslu RI dua periode ini, berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait keagamaan.

"Kami juga melakukan koordinasi dengan MUI, dengan Kemenag untuk melakukan sosilalisasi pembagian zakat yang baik, yang tidak kemudian bertabrakan dengan UU 7/2017 tetang politik uang dalam kampanye," sambungnya menegaskan.

Kendati begitu, Bagja menekankan bahwa larangan politik uang yang diatur dalam Pasal 280 UU 7/2017 tentang Pemilu memang terbatas pada masa kampanye.

"Politik uang dilarang dalam kampanye bukan berarti politik uang boleh dilakukan di luar kampanye. Itu yang menjadi persoalan bagi kami," ucapnya mewanti-wanti.

"Akan tetapi, pada saat ini cakupan untuk melakukan itu, untuk melakukan penegakan hukum pidananya, itu ada pada masa kampanye," demikian Bagja menambahkan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya