Berita

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg/Net

Dunia

NATO: China Jadi Tumpuan Ekonomi Rusia di Tengah Sanksi Barat

KAMIS, 06 APRIL 2023 | 19:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ekonomi Rusia disebut telah lama bergantung pada China, sejak negara Eropa Timur itu dijatuhi banyak sanksi dari Barat atas invasinya ke Ukraina.

Itu disampaikan Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg selama pembicaraan dengan mitra Asia-Pasifik Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru tentang tantangan yang berkembang dari China, di Brussel pada Rabu (5/4).

Stoltenberg menduga China telah menjalin hubungan yang erat dengan Rusia, itu tampak jelas saat Beijing menolak untuk mengikuti Barat memberikan sanksi ekonomi pada Moskow.


"China menolak mengutuk agresi Rusia dan negara itu saat ini telah menjadi penopang ekonomi Rusia,” ujarnya, seperti dimuat Al Arabiya.

Dalam pidatonya, Sekjen NATO itu juga mengulangi peringatan Barat ke China untuk tidak memasok persenjataan ke Rusia.

"China tahu bahwa akan ada konsekuensi yang parah jika melakukannya," tegas Stoltenberg.

Terakhir, Stoltenberg menyarankan agar Beijing sebaiknya mengambil peran utama untuk mencapai perdamaian di Ukraina.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya