Berita

Din Syamsuddin/Ist

Politik

Indonesia Diminta Bersikap, Din: Serangan Israel ke Masjidil Aqsha Biadab!

KAMIS, 06 APRIL 2023 | 15:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Serangan brutal tentara Israel ke jamaah Masjidil Aqsha, Jerussalem, di bulan suci Ramadhan, dikecam mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah sekaligus Mantan Ketua Umum MUI Pusat, Din Syamsuddin.

Dia menilai aksi tentara Israel itu sangat biadab dan melanggar hak asasi manusia (HAM). Karena itu, baik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) hingga pemerintah Indonesia, harus bersikap atas aksi brutal tentara Israel itu.

“Sungguh biadab, pelanggaran HAM berat. Sesuai amanat konstitusi (UUD 1945), Pemerintah Indonesia perlu memprakarsai langkah-langkah diplomatik dan non diplomatik melalui OKI dan PBB, agar Israel jera dan tidak mengulangi kebiadabannya,” tegas Din dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/4).


Menurutnya, serangan tentara Israel terhadap jamaah yang tengah menunaikan ibadah di Masjidil Aqsha, maupun terhadap Final Liga Sepak Bola Palestina, merupakan pelanggaran terhadap HAM dan ketentuan-ketentuan internasional yang tidak dapat ditoleransi sama sekali.

“Kepada bangsa Indonesia yang cinta damai dan keadilan, jangan bersimpati kepada Israel yang melakukan penjajahan di muka bumi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, tentara Israel secara brutal melakukan penyerangan di dalam Masjid al-Aqsa, Yerusalem.

Setidaknya 14 orang dikabarkan luka-luka terkena granat kejut dan peluru karet. Seorang warga yang tengah beribadah di dalam masjid juga jadi korban dalam penggerebekan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya