Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Net

Dunia

Keketuaan Indonesia di ASEAN Sukses Perluas Jangkauan ke Berbagai Stakeholder Myanmar

RABU, 05 APRIL 2023 | 15:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam tiga bulan terakhir, Keketuaan Indonesia di ASEAN, berhasil memperluas jangkauan engagementnya ke berbagai stakeholders Myanmar sebagai bagian dari implementasi 'Five-Point Consensus (5PC)'.

Hal itu diungkap Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi selama press briefing Kementerian Luar Negeri di Gedung Nusantara, Jakarta pada Rabu (5/4).

Menlu menyebut, fasilitas yang disediakan Keketuaan Indonesia telah berkontribusi pada perluasan akses konsultasi dan distribusi bantuan kemanusiaan AHA Centre ke beberapa stakeholder Myanmar yang belum pernah dijangkau sebelumnya.


"Dengan demikian telah ada pergerakan atau movement mengenai akses yang diberikan kepada AHA Centre," kata Menlu.

Meski ada kemajuan, Menlu tetap menekankan pentingnya menjangkau lebih banyak stakeholder sambil berupaya mempersiapkan kondisi yang kondusif untuk menggelar dialog nasional yang inklusif.

Oleh sebab itu, kata Retno, Keketuan Indonesia juga berupaya menjangkau dukungan eksternal dengan menggelar sejumlah pertemuan special envoy.

"Untuk pertama kalinya Ketua ASEAN melakukan sejumlah pertemuan dengan special envoy, termasuk Sekretaris Jenderal PBB, special envoy dari negara tetangga Myanmar dan juga special envoy dari negara lainnya," jelasnya.

Menlu menekankan pentingnya pertemuan tersebut untuk mendorong koordinasi dan sinergi sambil terus memperkuat sentralitas ASEAN dan implementasi 5PC.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya