Berita

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia, Judha Nugraha/RMOL

Politik

Selama Setahun, Kemlu Catat Kenaikan 100 Persen Kasus Perdagangan Orang

RABU, 05 APRIL 2023 | 01:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Data Kementerian Luar Negeri (Kemlu) kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri naik 100 persen dari 2021 ke tahun 2022.

Data tersebut disampaikan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha.

"Kami mencatat ada lonjakan begitu tinggi dari kasus-kasus TPPO yang dialami WNI sebagai informasi pada tahun 2021 total ada 361 kasus yang melibatkan WNI di luar negeri, tahun 2022 melonjak lebih dari 100 persen menjadi 752 kasus," kata Judha di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/4).


Judha menjelaskan, pihaknya khawatir kasus ini adalah puncak gunung es. Artinya, tidak menutup kemungkinan, banyak kasus dan korban WNI di luar negeri yang tidak melapor.

"Selain peningkatan yang begitu tinggi, kita perlu mencermati bahwa angka ini kemungkinan besar hanya puncak gunung es. Artinya masih banyak korban di luar sana yang mungkin tidak dapat melapor," kata Judha.

Untuk itu, Judha meminta semua pihak gencar melakukan sosialisasi kepada para pekerja yang hendak merantau ke luar negeri khususnya ke wilayah timur tengah.

Salah satunya melalui mengecek kembali tawaran pekerjaan tersebut dengan memverifikasi ke dinas pekerjaan di wilayah tersebut.

Pencegahan ini bisa membuat berkurangnya jumlah korban yang terlanjur berangkat dari negara Indonesia ke negara tujuan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya