Berita

Waketum Prima, Alif Kamal/RMOL

Politik

Ada Data Kepengurusan yang Diperbaiki di 5 Daerah, Prima Bakal Verfak Perbaikan

SELASA, 04 APRIL 2023 | 23:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Verifikasi faktual (verfak) ulang untuk Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang akan berakhir hari ini, dikonfirmasi belum sepenuhnya memenuhi syarat. Sehingga, dipnerlukan masa perbaikan selama beberapa hari ke depan.

Hal itu diungkap Wakil Ketua Umum (Waketum) Prima, Alif Kamal, saat dikonfirmasi wartawan mengenai kabar berakhirnya waktu opelaksanaan verfak ulang Prima, pada Selasa (4/4).

“Itu (yang belum memenuhi syarat) ada di kabupaten di beberapa (provinsi), (yaitu) di Papua, Papua Barat, Jawa, Sulawesi, Sumatera,” urai Alif.


Ia menjelaskan, data yang belum memenuhi syarat atau BMS dipastikan terkait dengan data kepengurusan saja.

“Kemarin kan ada 1-2 bulan kami vakum, otomatis kan beberapa pengurus mundur setelah vermin kemarin itu Oktober-November,” ujarnya.

Alif menyatakan, peroalaan ini sudah dikonfirmasi ke KPU RI, dan ditindaklanjuti dengan mengacu pada Surat Edaran Nomor 1172 tertanggal 21 November 2022.

Namun menurutnya, di KPU tingkat kabupaten/kota tidak memahami isi surat yang ada.

“Nanti kami akan melakukan verfak perbaikan kira-kira di tanggal 7-14 nanti. masih ada tujuh hari kami akan melakukan verfak perbaikan,” demikian Alif menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya