Berita

Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali dan CEO RMOL Network, Teguh Santosa dalam acara buka bersama di Kopi Timur, Jakarta Timur pada Senin, 3 Maret 2023/RMOL

Dunia

Dubes Sudan Hadiri Buka Puasa Bersama Kantor Berita Politik RMOL

SELASA, 04 APRIL 2023 | 04:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar Republik Sudan Yassir Mohamed Ali menjadi tamu istimewa dalam buka puasa bersama yang digelar Kantor Berita Politik RMOL dan Majalah Farah di Kopi Timur, Jalan Pondok Kelapa Raya, Jakarta Timur, Senin (3/5).

Dubes Ali hadir didampingi wakilnya, Sid Ahmed M. Alamain dan disambut CEO RMOL Network Teguh Santosa, Dirut PT. Muara Multi Media Romi Junanto Utama, Pimred Kantor Berita RMOL Widian Vebriyanto, Wapimred Achmad Rizal, dan Pimred Farah.id Hujan Tarigan.

Ketika membuka kegiatan, Teguh mengatakan buka puasa bersama yang menghadirkan perwakilan negara sahabat ini selain untuk membangun silaturahmi juga untuk memberikan kesempatan kepada wartawan RMOL Network memperluas perspektif dan wawasan mengenai bangsa-bangsa lain di dunia.


Teguh menggarisbawahi hubungan Indonesia dan Sudan memiliki sejarah yang panjang. Di awal ke-20 ulama Sudan, Syeikh Ahmed Surkati, datang ke Jakarta atas undangan ulama-ulama Indonesia. Di Jakarta ia mendirikan organisasi Al Irsyad Al Islamiyyah dan berteman baik dengan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan dan pendiri Persis KH Zamzam.

Teguh juga mengatakan, masyarakat Indonesia dapat lebih mengenal benua Afrika dan segala potensi yang dimilikinya dengan memahami negara-negara di benua itu, seperti Sudan.

Dubes Ali menambahkan, pondasi hubungan kedua negara juga begitu kuat mengingat peranan Presiden Sukarno dalam mendorong kemerdekaan Sudan di tahun 1956. Ketika menghadiri Konferensi Asia Afrika di Bandung setahun sebelumnya, Presiden Sukarno memberikan kesempatan tokoh kemerdekaan Sudan yang hadir bersama delegasi Mesir untuk memiliki meja sendiri dan bendera putih dengan tulisan Sudan.

Melihat pondasi hubungan baik ini, Dubes Ali percaya dengan niat baik dan kerja keras kedua negara dapat membangun hubungan yang lebih konstruktif di masa depan.

Sudan, katanya, dapat menjadi partner ekonomi alternatif Indonesia karena potensi yang dimiliki kedua negara saling melengkapi.

Dubes Ali juga menceritakan perjalanan panjang Sudan dimulai dari peradaban Nubia yang berkembang di hulu Sungai Nil sekitar abad ke-3 Sebelum Masehi, lebih tua dari peradaban Mesir yang berada di hilir atau muara Sungai Nil yang bermuara di Laut Mediterania. Di Sudan saat ini masih dapaat ditemukan ratusan piramia peninggalan Kerajaan Kush dari masa itu.

Dalam ramah tamah menjelang berbuka puasa dan setelah makan malam, wartawan Kantor Berita Politik RMOL mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Dubes Ali. Mulai dari penyebab perpecahan Sudan dan Sudan Selatan pada tahun 2013 lalu, posisi Sudan dan Afrika umumnya di tengah pertarungan hegemoni Amerika Serikat dan Republik Rakyat China, juga tentang posisi Sudan di tengah konflik yang tengah terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Wartawan Kantor Berita Politik RMOL Raiza Andini kepada Dubes Ali mengatakan, dirinya sangat senang ketika mendengar rencana buka puasa RMOL Network akan dihadiri Dubes Sudan. Kata Raiza, Sudan adalah bagian penting dalam kehidupannya. Raiza ternyata memiliki keluarga angkat di Sudan dan belajar bahasa Arab di pesantren di Indonesia dari keluarga ini.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya