Berita

Wakil Kanselir Jerman, Robert Habeck/Net

Dunia

Mendadak ke Ukraina, Wakil Kanselir Jerman Bahas Rekonstruksi Usai Perang

SENIN, 03 APRIL 2023 | 16:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Wakil Kanselir Jerman, Robert Habeck, melakukan perjalanan mendadak ke Ukraina pada Senin (3/4). Itu dilakukan untuk pertama kalinya sejak perang meletus di Ukraina pada Febuari tahun lalu.

Dimuat Times Live, Habeck yang juga menjabat sebagai menteri energi dan ekonomi dikabarkan telah tiba di Kyiv sejak Senin pagi waktu setempat. Kunjungan bertujuan untuk menunjukkan dukungan dan membahas kerja sama kedua negara.

"Agenda kunjungannya adalah untuk membahas rekonstruksi Ukraina, yang telah berperang dengan Rusia sejak Moskow menginvasi negara itu, dan membicarakan kerja sama dalam sektor energi," kata seorang jurubicara kementerian.


Sebagai menteri energi, Habeck akan menyoroti infrastruktur energi Ukraina yang telah berulang kali menjadi target serangan Rusia selama konflik, sehingga terkadang membuat jutaan masyarakat kehilangan listrik.

Perang juga telah memicu perombakan kebijakan energi di Jerman, yang terpaksa mencari mitra energi alternatif  setelah mereka meninggalkan hubungan ekonomi yang erat dengan Rusia.

Terlepas dari hal tersebut, sejauh ini, Jerman telah menjadi salah satu pendukung militer utama di Kyiv. Baru-baru ini Jerman memberikan 18 tank tempur Leopard 2 untuk Ukraina, yang dianggap sebagai senjata andalan Barat yang paling ampuh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya