Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Akibat Virus Marburg, UEA Larang Warga Pergi ke Tanzania dan Guinea

SENIN, 03 APRIL 2023 | 16:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Virus Marburg yang merebak di Afrika mendorong pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk memperingatkan warga agar tidak bepergian ke negara tersebut.

Dimuat Alarabiya, Senin (3/4), seruan itu dikeluarkan dalam sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UEA, yang mendesak warga untuk menunda perjalanan mereka ke Guinea Khatulistiwa dan Tanzania.

"Mengingat pengumuman oleh otoritas kesehatan di Republik Federal Tanzania dan Republik Guinea Ekuatorial tentang pemantauan wabah penyakit virus Marburg, dan berdasarkan kepedulian Kementerian terhadap keselamatan warga negara, Kementerian menyarankan untuk menunda perjalanan saat ini ke Tanzania dan Guinea Khatulistiwa," bunyi pernyataan tersebut dalam cuitan di Twitter.


Selain itu, Kementerian juga meminta warga yang berada di sana untuk berhati-hati dan mengambil tindakan pencegahan dengan langkah-langkah kesehatan yang relevan untuk melindungi diri mereka dari virus tersebut.

Sejauh ini Guinea Khatulistiwa telah mengkonfirmasi setidaknya 13 kasus, sementara di Tanzania, setidaknya lima dari delapan orang meninggal karena virus yang menyebabkan demam parah, disertai pendarahan dan kegagalan organ itu.

Sebelum UEA mengeluarkan himbauannya, Arab Saudi dan Oman telah lebih dulu mengeluarkan peringatan serupa karena Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa jumlah kematian akibat wabah tersebut kemungkinan dua kali lipat dari yang dilaporkan pihak berwenang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya