Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

PIALA DUNIA U-20

AHY: Indonesia Sudah Dibuat Malu di Dunia Internasional

JUMAT, 31 MARET 2023 | 16:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan federasi sepak bola dunia atau FIFA yang mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 telah membuat malu bangsa sendiri. Keputusan FIFA ini juga akan mencoreng nama baik Indonesia di mata dunia.

“Harusnya tidak seperti ini. Saat ini kita malu di dunia internasional,” sesal Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/3).

Menurut AHY, masyarakat berhak mempertanyakan pembatalan tersebut kepada pemerintah dan pemangku kepentingan. Seharusnya, ruang-ruang diplomasi dan negosiasi dioptimalkan pemerintah untuk mengantisipasi pembatalan tersebut.


“Kita patut bertanya kepada pemerintah sekarang, kenapa ini bisa terjadi? Padahal ada ruang untuk berdiplomasi, mengantisipasi dan mengomunikasikannya. Nama baik dan reputasi kita di dunia internasional dipertaruhkan,” tegas putra sulung Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu,

Di sisi lain, AHY juga menyesalkan keributan justru terjadi ketika perhelatan Piala Dunia U-20 akan segera dilaksanakan.

“Ke mana saja selama ini? Lagi-lagi, di ujung jelang perhelatan masing-masing punya suaranya, tidak bisa didisiplinkan. Ini berdampak pada nama baik negara,” pungkasnya.

FIFA resmi menghapus Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada Rabu malam (29/3). Keputusan pahit itu diambil FIFA setelah menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir ke Doha Qatar.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya