Berita

Kedutaan Besar Iran di Athena/Net

Dunia

Bantah Klaim Israel, Irak Tolak Keras Disebut Terlibat dalam Jaringan Teror di Yunani

KAMIS, 30 MARET 2023 | 16:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Iran membantah klaim Israel yang menyebut bahwa negaranya terlibat dalam rencana serangan besar-besaran di Yunani.

Menurut Kedutaan Besar Iran di Athena pada Kamis (30/3), tuduhan tersebut merupakan klaim yang tidak berdasar yang digaungkan oleh rezim Zionis kepada negaranya.

"Iran sangat menolak rumor yang disebarkan oleh sumber-sumber Zionis, tuduhan tak berdasar dan skenario buatan mereka jelas dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian publik dari krisis internal mereka," tulis kedutaan itu di media sosial.


Pernyataan tersebut muncul sehari setelah polisi Yunani dengan bantuan Israel, melaporkan penangkapan jaringan teroris, yang diduga merencanakan serangan di sebuah restoran Yahud dengan menduga dalang di balik kelompok teror itu adalah warga negara Pakistan yang berada di Iran.

Setelah penangkapan tersebut, Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut bahwa pemerintah Iran sengaja mengirimkan teror ke berbagai negara.

"Pemerintah Ayatollah di Teheran telah mengekspor terorisme ke Timur Tengah dan seluruh dunia. Hanya dengan sikap tegas dan bersama kita dapat menghentikan aktivitas teroris rezim Iran ini," kata Cohen.

Hal tersebut dengan jelas dibantah oleh misi diplomatik Teheran, dengan mengatakan publikasi laporan palsu semacam itu adalah skenario yang dirancang oleh Tel Aviv untuk mengalihkan opini publik, dan mencoba menutupi perkembangan internalnya yang sedang bergejolak, karena banyaknya aksi protes di negara tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya