Berita

Presiden Ri Joko Widodo/Repro

Politik

Ditunggangi Nafsu Politik, Indonesia Gigit Jari Dicabut sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

KAMIS, 30 MARET 2023 | 11:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kesempatan menjadi tuan rumah ajang bergengsi internasional Piala Dunia U-20 2023 gagal diemban Indonesia. Pembatalan oleh otoritas sepak bola dunia, FIFA, dianggap sebagai akibat sikap penolakan terhadap Tim Israel oleh dua kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menyayangkan pada akhirnya FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Pasalnya, ia melihat pencabutan oleh FIFA dilatarbelakangi masalah politik di dalam negeri, yaitu antarkelompok penguasa.


“Inilah kebodohan bangsa kita yang ditunggangi nafsu politik, hingga lupa mana sepak bola dan sepak terjang,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/3).

Doktor komunikasi politik lulusan America Global University ini memandang, penolakan masuknya Tim Israel yang disampaikan Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sama sekali tak berdasar.

Karena, jika bicara soal agama dan/atau membela kaum muslim Palestina yang masih diagresi secara militer oleh Israel, justru tidak tepat dibawa ke ranah olahraga.

“Apalagi ada enam pemain Israel beragama Islam. Dan lucunya Palestina tak menolak Israel. Kita saja yang menolak,” ungkapnya.

Maka dari itu, Jerry memandang persepakbolaan Indonesia akan mandek lantaran ada tragedi ini.

“Kasihan kita hanya gigit jari, menonton Israel bahkan Palestina berlaga di kejuaraan dunia dan kejuaraan lain,” tambah Jerry menyindir. 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya