Berita

Raja Charles III dan Camila disambut oleh Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan istri, Elke Buedenbender, dalam kunjungan ke Berlin/Net

Dunia

Kunjungi Jerman, Debut Pertama Charles III untuk Pikat Hati Orang-orang Eropa

KAMIS, 30 MARET 2023 | 06:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan Inggris dengan Uni Eropa diharapkan dapat meningkat, bahkan menjadi lebih baik lagi. Untuk mencapai tujuan itu, Raja Charles III memulai perjalanan luar negeri pertamanya dengan tujuan Berlin, Jerman, pada Rabu (29/3).

Ini adalah perjalanan internasional pertamanya semenjak ia memegang tahta Inggris. Mengikuti jejak sang ibu, Ratu Elizabeth II, Charles akan menunjukkan bahwa ia bisa memenangkan hati dan pikiran banyak orang.

Di Gerbang Brandenburg yang bersejarah di ibu kota Jerman, ribuan rakyat Jerman berjejer untuk berusaha melihat Charles dan Camilla. Mereka rela mengantri untuk melewati pemeriksaan agar bisa lebih dekat melihat pasangan itu.  


Banyak yang berasal dari luar kota, sengaja menempuh perjalanan jauh untuk bisa melihat Charles.

“Saya sangat senang dengan keluarga kerajaan Inggris,” kata seorang warga berusia 59 tahun yang datang dari Berlin.

Warga bernama Christoph Muehlbach itu menggambarkan dirinya sebagai pendukung keluarga kerajaan selama 20 tahun terakhir. Ia mengatakan telah melakukan perjalanan ke London di beberapa momen penting kerajaan, terakhir ia mengunjungi London untuk bisa lebih dekat mengikuti proses pemakaman Ratu Elizabeth.

Melihat semangat warga yang ingin melihat Charles dan Camilla, mengingatkan orang-orang pada kunjungan-kunjungan Ratu Elizabeth yang bagaikan seorang bintang. Ratu selalu memiliki pengaruh dan daya pikat tersendiri.

Charles, seorang mantan perwira angkatan laut yang merupakan raja Inggris pertama yang mendapatkan gelar sarjana, diharapkan bisa memiliki kekuatan bintang sang ibu.

Rencana semula, perjalanan Charles dimulai dengan mengunjungi Prancis. Namun, rencana itu harus berubah mengingat Prancis sedang dilanda kerusuhan yang dipicu oleh aksi proses terkait reformasi pensiun, seperti dikutip dari CTV News. 

Charles dan isteri, Camilla, mendarat di bandara Berlin pada Rabu sore. Charles mengenakan mantel hitam sementara Camila mengenakan mantel biru muda dan topi bulu.

Keluar dari pesawat, mereka berdiri di puncak tangga untuk menerima penghormatan dengan letusan senjata sebanyak 21 kali.

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan istri, Elke Buedenbender, menyambut Charles dan Camilla dengan penghormatan militer. Tentara mengibarkan bendera Inggris dan Jerman saat lagu kebangsaan dimainkan.

Steinmeier dan Charles kemudian berjalan melewati kerumunan yang bersorak-sorai mengibarkan bendera, berjabat tangan dan mengobrol sebentar dengan orang-orang.

Selama resepsi sore hari di Palace Bellevue, kediaman resmi presiden, Steinmeier memuji Charles atas komitmennya sejak lama untuk menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan.

"Anda, secara harfiah, adalah kekuatan pendorong di balik transisi energi," kata Steinmeier, menambahkan bahwa Charles sangat berperan dalam membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Charles dijadwalkan berpidato di Bundestag, parlemen Jerman pada Kamis. Dia juga akan bertemu dengan Kanselir Olaf Scholz, berbicara dengan pengungsi Ukraina, dan bertemu dengan personel militer Inggris dan Jerman yang bekerja sama dalam proyek bersama.

Sore harinya dia akan mengunjungi pertanian organik di luar Berlin.

jadwal berikutnya, Charles dan Camila akan pergi ke Hamburg pada Jumat untuk mengunjungi tugu peringatan Kindertransport untuk anak-anak Yahudi yang melarikan diri dari Jerman ke Inggris selama Reich Ketiga, dan menghadiri acara energi hijau sebelum kembali ke Inggris.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya