Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/RMOLSumut

Nusantara

Kata Sekjen PDIP, Sikap FIFA pada Timnas Israel Harus Sama dengan Perlakuan ke Rusia

RABU, 29 MARET 2023 | 03:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Polemik seputar penolakan keikutsertaan Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia, hingga kini masih terus bergulir. Tidak hanya masyarakat, pro dan kontra tentang keikutsertaan Timnas Israel juga terjadi di kalangan elite politik hingga pejabat negara.

Soal polemik itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, secara umum PDIP mendukung peningkatan prestasi sepak bola Indonesia.

Hal itulah, kata dia, yang melatarbelakangi dukungan mereka terhadap pemerintah Indonesia untuk menjadi penyelenggara Piala Dunia U-20 tahun 2023.


“Karena itulah Piala Dunia U-20 kita gelar dengan harapan agar muncul semangat dan motivasi anak muda menjadi pemain kelas dunia,” kata Hasto di sela kuliah umum "Pancasila" di Universitas Katolik (Unika) St Thomas Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/3).

Pada hal lain, kata Hasto, mereka menilai penolakan ini bukanlah sebuah unsur mencampuradukkan masalah politik dengan olahraga. Sebab, ketika berbicara politik yang bersifat prinsip, maka politik itu menurutnya harus kokoh sekalipun menempuh jalan terjal.

“Sama seperti saat Soekarno selalu menyerukan merdeka jauh sebelum tahun kemerdekaan Indonesia. Hal itu membuatnya ditangkap Belanda dan diasingkan, namun ia tidak pernah menyerah,” katanya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLSumut.

Begitu jugalah menurutnya mengenai sikap yang melatarbelakangi penolakan terhadap Timnas Israel. Menurutnya, seharusnya FIFA selaku otoritas sepak bola dunia yang harus mengambil sikap terhadap Timnas Israel.

“Sama seperti saat Rusia menyerang Ukraina, maka FIFA harus memperlakukan hal yang sama saat Israel memperlakukan Palestina. Indonesia mendukung itu, karena itu adalah hal yang prinsip berdasarkan kemerdekaan adalah hak segala bangsa,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya