Berita

Aparat keamanan Belgia/Net

Dunia

Delapan Orang Ditangkap dalam Operasi Kontraterorisme di Belgia

SELASA, 28 MARET 2023 | 21:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Aparat keamanan Belgia menangkap delapan orang yang tersebar di beberapa wilayahnya, dalam operasi kontraterorisme yang digelar di seluruh negeri itu.

Berdasarkan laporan dari kepolisian federal, mereka telah melakukan penggerebekan diantaranya di Merksem, Borgerhout, Deurne, Sint-Jans-Molenbeek dan Eupen pada Senin malam (27/3) atas permintaan investigasi dari kejaksaan negara.

Menurut Kantor Kejaksaan, pihak berwenang sengaja meluncurkan operasi tersebut untuk menggagalkan kemungkinan serangan yang sedang direncanakan oleh para kelompok teroris.


"Setidaknya dua dari lima orang yang terlibat diduga merencanakan serangan teroris di Belgia. Untuk sementara target serangan belum diketahui," kata jaksa penuntut.

Disamping itu, polisi federal Brussel yang juga melakukan penggerebekan dalam operasi terpisah di daerah Zaventem, dan Schaerbeek juga telah menangkap tiga orang lainnya yang dicurigai.

"Orang-orang ini juga diduga berencana melakukan serangan teroris di Belgia. Ada kaitan antara kedua kasus tersebut, tetapi penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkapkan sejauh mana kedua kasus tersebut saling terkait,” tambah kantor kejaksaan.

Seperti dimuat CBS News, operasi kontraterorisme di Belgia ini awalnya berfokus pada dua orang di negara tersebut yang dicurigai melakukan aksi radikalisme dan kekerasan. Dengan penyelidikan mengungkap bahwa, individu tersebut berpotensi terkait dengan kelompok terorisme.

Penangkapan itu juga marak dilakukan ketika teroris yang meluncurkan serangan paling mematikan di Belgia pada 2016 lalu telah diadili, dengan kekhawatiran kelompoknya akan menyerang negara itu. Tersangka tersebut menghadapi dakwaan pembunuhan dan terorisme, karena telah menyebabkan puluhan orang tewas dengan 900 lainnya luka-luka.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya