Berita

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas/Net

Politik

Anwar Abbas Nilai Gagasan JK Soal Israel Tidak Didukung Fakta Empiris

SELASA, 28 MARET 2023 | 19:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait Tim U-20 Israel, disayangkan banyak pihak, salah satunya Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas.

Menurutnya, gagasan Jusuf Kalla agar Indonesia menjadi mediator perdamaian Palestina dan Israel dengan memperbolehkan Tim U-20 Israel bertanding di Indonesia dalam Piala Dunia U-20 kurang realistis.

"Gagasan Pak JK  kurang realistis dan tidak didukung oleh fakta empiris yang ada. Hal ini terjadi, mungkin karena pak JK kurang memperhatikan sikap dan pandangan dari orang Israel itu sendiri yang bercita-cita untuk mewujudkan negara Israel raya," ucap Anwar Abbas lewat keterangan tertulisnya, Selasa (28/3).


Anwar mengaku khawatir pernyataan Jusuf Kalla justru memperkeruh konflik antara Palestina dan Israel yang berimbas kepada Indonesia.

"Bahkan saya khawatir gagasan Pak JK ini selain tidak berhasil memperbaiki nasib rakyat Palestina, juga malah bisa menimbulkan masalah di dalam negeri kita sendiri sehingga yang terjadi bak kata-kata orang arif bijaksana:  maksud hati ingin memadamkan api di rumah orang yang terbakar," katanya.

"Tapi karena kita lalai dan  tidak menghiraukan konstitusi yang ada akibatnya malah rumah kita sendiri yang terbakar dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi," demikian Anwar Abbas.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya