Berita

Timur Malaka Kiemas saat deklarasi relawan STM di Bekasi/Ist

Politik

Jadi Caleg DPR RI, Keponakan Taufik Kiemas Tinggalkan LGP dan Bentuk Relawan STM

SELASA, 28 MARET 2023 | 10:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Deklarasi relawan Sahabat Timur Malaka (STM) menunjukkan keseriusan keponakan Taufik Kiemas, Timur Malaka Kiemas, untuk menuju kursi DPR RI pada Pemilu 2024 mendatang.

Timur Malaka Kiemas mengatakan, Sahabat Timur Malaka (STM) merupakan wadah untuk menampung aspirasi masyarakat yang dimotori para pemuda. Sekaligus menjadi relawan yang mendukung dirinya maju sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPR RI dapil Kota Bekasi dan Kota Depok.

"Saya sudah mundur sebagai Ketua Umum Laskar Ganjar Puan (LGP). Dan sekarang membentuk relawan STM sebagai wadah menampung aspirasi masyarakat, sekaligus dukungan saya maju di pencalonan anggota DPR RI," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (28/3).


Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan, untuk saat ini relawan STM baru dideklarasikan di Kota Bekasi yang berasal dari 12 kecamatan. Kota Depok akan segera menyusul.

"Kami dengan teman-teman seperjuangan dari 12 kecamatan di Kota Bekasi, sepakat mendeklarasikan relawan STM, dan rencananya minggu depan akan deklarasikan di Kota Depok," paparnya.

Pria yang akrab disapa Bang Timur ini berkeyakinan masih banyak masyarakat yang membutuhkan program yang pro rakyat.

"PDI Perjuangan mempunyai program yang dibutuhkan masyarakat, ini untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama. Ini yang ingin saya wujudkan, khususnya di masyarakat Kota Bekasi dan Kota Depok," paparnya.

Menurut Bang Timur, putusan maju sebagai Bacaleg DPR RI merupakan panggilan hati dengan niat untuk mewujudkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang belum tersampaikan. Terutama yang terkait dengan peningkatan ekonomi.

Deklarasi relawan STM juga dihadiri tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh wanita dan perwakilan kader PDI Perjuangan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya