Berita

Bus Blue Line yang membuat barrier beton di JLNT Pesing berantakan/Dok Ditlantas Polda Metro Jaya

Presisi

Hindari Motor Rem Mendadak, Bus Blue Line Hantam Puluhan Barrier Beton di JLNT Pesing

SELASA, 28 MARET 2023 | 08:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penyebab barrier beton di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Pesing, Jakarta Barat, berantakan pada Senin pagi (27/3) telah terungkap.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Maulana Karepesina menyampaikan, bus Blue Line bermerk Mercedes-Benz dengan nopol B-7292-NGA yang dikemudikan KO (26) hilang kendali saat melintas di JLNT kawasan Pesing sekitar pukul 03.00 WIB.

"Bus Blue Line yang dikemudikan KO melaju dari arah timur menuju arah barat wilayah Cengkareng, tepatnya di flyover Pesing, tidak bisa mengendalikan kendaraannya saat ada sepeda motor yang melaju searah di depannya mengerem mendadak," papar Maulana saat dihubungi, Selasa (28/3).


Motor tersebut mengerem mendadak karena menghindari lubang di jalanan.

Untuk menghindari tabrakan, sopir bus membanting setir ke kanan dan selanjutnya menabrak separator busway serta pagar flyover arah barat.

Akibatnya, barrier beton berserakan ke tengah jalan dan bagian bemper bus rusak.

"Bus mengalami rusak, di bagian bemper depan rusak parah serta body depan sebelah kanan rusak, dan sebanyak 20 separator busway mengalami kerusakan," tutur Maulana.

Namun, bukannya turun dan bertanggung jawab atas perbuatannya dengan menghubungi Polisi, KO justru melarikan diri.

Polisi pun melakukan identifikasi dengan melihat rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Akhirnya, pada Senin malam petugas menemukan lokasi bus beserta sopirnya di wilayah Parung, Bogor.

Saat ini, KO masih menjalani pemeriksaan polisi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya