Berita

Pelatihan Saksi PDIP Kota Bogor/Ist

Nusantara

Demi Kemenangan, PDIP Tempatkan 5 Saksi Per TPS di Kota Bogor

SELASA, 28 MARET 2023 | 04:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengurus PDI Perjuangan Kota Bogor matangkan persiapan menuju Pemilu dan Pilkada yang akan digelar tahun 2024. Salah satunya, dengan menyiapkan ribuan orang saksi untuk ditempatkan di masing-masing TPS di Kota Bogor.

Di gelombang pertama, ada 40 orang pengurus PAC mengikuti pelatihan pendidikan soal saksi daerah Kota Bogor yang digelar Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDI Perjuangan Kota Bogor.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengatakan, pelatihan saksi-saksi ini merupakan kesiapan DPC-DPC di seluruh Jawa Barat dalam menghadapi Pemilu 2024 nanti.


"Mari kita berkomitmen mewujudkan kemenangan di tiap TPS, tingkat kelurahan dan kecamatan hingga Kota Bogor. Melalui pelatihan BSPN ini, saksi-saksi disiapkan untuk memenangkan agenda politik Pemilu 2024," ucap Ono dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (27/3).

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Danubrata menjelaskan, persiapan saksi-saksi di TPS ini berkaca pada Pileg sebelumnya, di mana masih ada TPS yang tidak ada saksi dari PDI Perjuangan.

Menurutnya, banyak permasalahan ataupun sengketa pada proses awal di TPS, untuk itu saksi-saksi yang berkualitas disiapkan jauh-jauh hari.

"Kita ingin saksi-saksi lebih lengkap dan tertib, dari segi kualitas menguasai permasalahan ketika terjadi sengketa di TPS hingga ke atasnya," kata Dadang.

Dijelaskan Dadang, saksi-saksi ini merupakan para pengurus tingkat kecamatan. Nanti akan dilanjutkan saksi para pengurus tingkat kelurahan.

"Targetnya, seluruh TPS di Kota Bogor, PDI Perjuangan menempatkan 5 orang saksi tiap TPS," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya