Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen/Net

Dunia

Jelang Kunjungan Tsai Ing-wen ke AS, Kondisi Selat Taiwan Masih Normal

SENIN, 27 MARET 2023 | 14:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tidak ada pergerakan yang mencurigakan dari militer China, menjelang rencana kunjungan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen ke Amerika Serikat dan Amerika Tengah yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

Begitu yang disampaikan oleh Wakil Menteri Pertahanan Taiwan,  Po Horng-huei dalam sebuah pernyataan pada Minggu (26/3).

Po menjelaskan bahwa biasanya China memiliki tiga hingga empat kapal perang yang beroperasi di sekitar Taiwan setiap harinya. Namun dalam beberapa hari terakhir belum ada perubahan signifikan.


"Sejauh ini tidak ada tanda-tanda pengerahan militer khusus," ujarnya, seperti dimuat Reuters.

Meski begitu, jika terjadi perubahan dalam pengerahan militer China, Po menyebut Taiwan harus siap menghadapi skenario terburuk.

Tsai akan berangkat ke New York pada Rabu (29/3) untuk singgah dalam perjalanannya ke Guatemala dan Belize.

Dalam perjalanan kembali ke Taiwan, Tsai akan transit melalui Los Angeles, di mana dia kemungkinan akan bertemu dengan Ketua DPR AS Kevin McCarthy.

China, yang memandang Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, melakukan latihan perang di sekitar pulau itu Agustus lalu setelah Ketua DPR AS, Nancy Pelosi melakukan kunjungan ke Taipei akhir tahun lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya