Berita

JLNT Pesing sempat tak bisa dilalui karena sejumlah barrier beton berserakan/Dok Ditlantas Polda Metro Jaya

Presisi

Barrier Beton Berserakan, JLNT Pesing Sempat Ditutup 2 Jam

SENIN, 27 MARET 2023 | 10:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pembatas jalan atau barrier beton di Jembatan Layang Non-Tol (JLNT) kawasan Pesing, Jakarta Barat berserakan pada Senin pagi (27/2).

Akibatnya kendaraan roda empat yang mengarah dari Cengkareng ke Grogol atau sebaliknya menjadi tersendat. Bahkan sempat menimbulkan kemacetan panjang.

Barrier beton yang berserakan ini diduga akibat ada kecelakaan tunggal yang terjadi pada Senin dini hari.


"Ya itu barrier-barrier atau MCB yang berantakan diduga terjadi kecelakan terus ditinggalkan begitu saja atau laka tunggal jadi enggak mau repot makanya tinggal saja," kata Kasatlantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Maulana Karepesina, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin pagi (27/3).

Dinilai berbahaya, barrier beton yang berserakan pun dirapikan oleh sejumlah petugas. Proses ini membuat jalan ditutup untuk sementara waktu.

Namun, hal ini berakibat dengan kemacetan panjang di sekitar lokasi. Mengingat kejadian ini terjadi saat jam masuk kantor.

"Ya setelah dilakukan pengalihan arus karena FO Pesing kedua jalur ditutup maka berimbas pada arus lalin yang mengarah Grogol maupun Cengkareng , terjadi kepadatan. Alhamdulillah saat ini semua sudah kembali normal dari kedua arah," imbuh Maulana.

Pembersihan sendiri dilakukan oleh petugas gabungan Polri, Dishub, Petugas PPSU yang berlangsung dari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB.

Kini, JLNT Pesing telah kembali dibuka dan kemacetan perlahan mulai terurai.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya