Berita

Budi daya ikan air tawar binaan Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Danau Sentani, Distrik Heram, Jayapura, Papua/Ist

Nusantara

PYCH Optimistis Tingkatkan Budi Daya Ikan Air Tawar Danau Sentani

SENIN, 27 MARET 2023 | 00:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Anak muda Papua yang tergabung dalam Papua Youth Creative Hub (PYCH) bersama pembudi daya ikan optimistis bisa memaksimalkan hasil budi daya ikan air tawar seperti nila dan mujair. Budi daya dilakukan di keramba jaring apung (KJA) di Danau Sentani, Distrik Heram, Jayapura, Papua.

Penanggung jawab KJA sekaligus anggota PYCH Jayapura Fileph Jones Marweri mengatakan, pihaknya bekerja keras bersama-sama anak muda Papua untuk membudidayakan ikan air tawar di Danau Sentani untuk mendapatkan hasil laut yang maksimal.

"Di sini kami sebagai anak muda Papua binaan PYCH membimbing dan membina pembudi daya keramba jaring apung (KJA) dalam membudidayakan ikan nila dan mujair," ujar Fileph dalam keterangan tertulis, Minggu (26/3).


Dia mengatakan hasil budi daya ikan nila dan mujair per bulan bisa mencapai 500 kg. Dia bersama pembudi daya KJA yang merupakan anak muda Papua menargetkan ke depan bisa mendapat hasil hingga 1 ton per bulan.

Lanjutnya, hasil budi daya ikan air tawar ini akan dipasarkan di beberapa tempat di Jayapura. Salah satunya, Papua Youth Creative Hub (PYCH).

"Hasil budi daya ikan kami akan dijual atau dipasarkan di Papua Youth Creative Hub,  beberapa restoran, pasar, dan lainnya," terangnya.

Fileph menuturkan PYCH dapat membantu KJA dalam memasarkan hasil produksi ikan air tawar hasil budi dayanya. Dia juga berharap KJA bisa terus meningkatkan hasil produksi ikan air tawarnya melalui PYCH.

"Harapan kami, kami bisa menjalin kerja sama yang baik karena untuk meningkatkan hasil budi daya ikan dan penjualannya," ujarnya.

Fileph berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudah mendukung kami dalam membudidayakan ikan air tawar dan memasarkannya melalui PYCH.

"Kami juga berterima kasih kepada BIN yang selalu mendukung dan membina kami. Lalu, dan menyediakan wadah bagi kami untuk membantu memasarkan hasil budi daya kami di Papua Youth Creative Hub," pungkasnya.

Hingga kini, terdapat 120 petak KJA yang menampung sekitar 28.000 ekor ikan yang terbagi dari ikan siap panen dan benih berukuran 2 jari atau 10-11 cm.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya