Berita

Politisi PKS, Muhammad Taufik Zoelkifli/Net

Politik

Polemik Tim U-20 Israel, Kader PKS Tawarkan Win-win Solution

MINGGU, 26 MARET 2023 | 22:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana keikutsertaan Tim U-20 Israel dalam ajang Piala Dunia U-20 di Indonesia ditentang banyak pihak. Salah satunya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta.

Menurut Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli, penggemar sepak bola di tanah air, terutama yang berusia muda, masih banyak yang belum mengerti alasan dasar penolakan ini.

"Juga bertanya-tanya mengapa olahraga dicampur adukkan dengan politik," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/3).
 

 
Padahal, kata Taufik, Proklamator Bung Karno dan Bung Hatta gigih menolak segala bentuk hubungan dengan Israel, termasuk menolak kehadiran Israel di Asian Games tahun 1962 di Jakarta.

"Bahkan memerintahkan Timnas Indonesia menolak melawan Israel di kualifikasi Piala Dunia 1958," bebernya.

Pemboikotan kompetisi olahraga atas dasar politik, lanjut Taufik, juga sering dilakukan. Bahkan olimpiade pun pernah tujuh kali diboikot.
 
Namun aksi politik boikot memboikot tersebut ada beberapa jalan tengah. Misalnya negara yang diboikot datang dengan tidak mengibarkan negaranya.

"Kalau di Piala Dunia U-20 nanti misalnya Israel main tapi tidak mengibarkan benderanya, yaitu hanya pakai bendera federasi sepak bolanya," jelas Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu.

Taufik menyarankan, khusus untuk pertandingan dengan Israel, sebaiknya dilakukan di negara tetangga, misalnya di Singapore dan ada beberapa cara lagi yang bisa jadi win-win solution.
 
"Intensitas hubungan kita dengan Israel lewat olahraga dan lain-lain itu akan mengaburkan atau bahkan membenarkan kekerasan dan kekejaman penjajah Israel terhadap warga sipil Palestina yang sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun lamanya," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya