Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

PAN Bersyukur Elektabilitas Erick Thohir Kian Meningkat

MINGGU, 26 MARET 2023 | 19:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tren positif elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir disambut rasa syukur Partai Amanat Nasional (PAN). Dalam survei Indikator Politik Indonesia, Erick Thohir bertengger di posisi empat calon presiden paling diminati responden.

"Alhamdulillah, ET adalah salah satu calon yang sangat kuat diusulkan oleh PAN se Indonesia," ujar Ketua DPW PAN Jawa Timur Ahmad Rizki Sadig kepada wartawan, Minggu (26/3).

Dikatakan Rizki Sadig, tren elektabilitas Erick memang bergerak perlahan. Tetapi, hal itu berjalan natural seiring penilaian publik selama ini.


"Menurut saya memang ketokohan ET ini nampak bergerak sangat natural sekali, yang lebih menonjol justru soal kinerjanya baik di kabinet maupun di aktifitas lainnya," katanya.

Sehingga, lanjut anggota Komisi I DPR RI ini, posisi empat besar itu merupakan hal positif yang patut disyukuri. Angka itu, diyakini dia, akan terus meningkat seiring pengenalan kepada publik.

"Jadi kalau kecenderungan hasil surveinya naik bertahap menurut saya bagus, artinya pengenalannya secara bertahap juga meluas," pungkasnya.

Dalam simulasi lima nama bakal calon wakil presiden survei Indikator Politik Indonesia, Erick Thohir berada di posisi empat dengan tren mengalami peningkatan.

Pada November 2022, elektabilitas Erick sebesar 12,9 persen, meningkat pada Desember 2022 menjadi 13,2 persen, dan meningkat lagi pada Februari 2023 menjadi 17,6 persen.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya