Berita

Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-o-cha/Net

Dunia

Prayuth Chan-o-cha Resmi Dicalonkan Lagi jadi PM Thailand

MINGGU, 26 MARET 2023 | 10:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-o-cha resmi dicalonkan kembali oleh partai politiknya untuk maju dalam pemilihan umum yang akan digelar pada Mei mendatang.

Pada Sabtu (25/3), Prayuth dicalonkan oleh Partai Persatuan Bangsa Thailand sebagai kandidat utama, dengan kemungkinan besar akan bersaing menghadapi kandidat Paetongtarn Shinawatra dari partai Pheu Thai.

Paetongtarn sendiri merupakan putri dan keponakan dari mantan perdana menteri Thailand, yang berasal dari keluarga miliarder.


Dimuat Asia One, Prayuth yang merupakan mantan pemimpin junta militer yang sempat menggulingkan kekuasaan pemerintah sipil pada 2014 lalu, dan menjadi perdana menteri resmi pada 2019 itu berjanji akan menjaga kesejahteraan rakyat dan stabilitas negara serta melindungi monarki, jika ia terpilih kembali menjadi pemimpin di negara itu.

"Kami dengan sukarela akan membuat semua orang sebahagia mungkin," kata Prayuth di acara pesta untuk memperkenalkan kandidat anggota legislatifnya yang akan maju dalam pemilihan.

Dengan slogan "sudah dilakukan, sedang dilakukan, dan akan dilanjutkan", ia berjanji bahwa pemerintahan berikutnya akan melanjutkan kebijakan pemerintah yang sekarang dengan kesungguhan penuh.

“Hal yang paling penting adalah membela negara dan melindungi institusi utama negara. Tolong percaya saya seperti yang selalu Anda lakukan,” kata pria 69 tahun itu.

Meski dalam jajak pendapat, Prayuth tertinggal dari saingannya, pemilu Thailand diperkirakan akan menjadi pertikaian antara elit mapan dan kekuatan pro-demokrasi yang telah mendominasi politik di negara Asia Tenggara itu selama beberapa dekade lalu.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya