Berita

Deklarasi Koalisi Perubahan untuk Persatuan/RMOL

Politik

Dalami Deklarasi Koalisi Perubahan, Netizen: Kenapa Bawaslu Cuma Ngurusin Oposisi?

SABTU, 25 MARET 2023 | 21:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bakal mempelajari ada tidaknya pelanggaran pemilu dalam deklarasi Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang mengusung bakal calon presiden Anies Baswedan.

Seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, anggota Bawaslu Totok Hariyanto menyampaikan pihaknya akan mempelajarinya. Pasalnya, Totok menegaskan Bawaslu memiliki tugas pokok dan fungsi pengawasan pelaksanaan tahapan pemilu.

Dengan begitu, berhak mendalami dugaan pelanggaran pemilu yang terjadi di lapangan.


“Kami akan mempelajari itu ya, mengkaji itu apakah itu termasuk pelanggaran (pemilu) atau tidak,” ujar Totok saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (25/3).

Terkait hal ini, netizen dalam kolom komentar akun Instagram Kantor Berita Politik RMOL, mempertanyakan mengapa Bawaslu seolah sangat responsif terhadap oposisi, sementara deklarasi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN dan PPP beberapa waktu lalu terkesan diam.

Tidak cuma itu, netizen merasa heran, sikap Bawaslu seakan tutup mata dengan sejumlah peryataan para pejabat negara yang justru terkesan melakukan kampanye terselubung.

“Astaga Bawaslu, lu kenapa cuma ngurusin oposisi? Tuh liat Kepala BIN, presiden endorse sana sini, kemarin Jokowi sama Mega bertemu, ngomongin capres cawapres dan kamu diam aja. Susah kalau sudah jadi kacung kekuasaan,” kata akun @annrach20 dalam kolom komentar Intagram RMOL.ID.

“Wasitnya gini amat. Terus membesar Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP),” timpal akun @dhaneswara_angga.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya