Berita

Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono melepas 850 prajurit Satgas Operasi Pengamanan Papua di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/3)/Ist

Pertahanan

Lepas 850 Prajurit ke Papua, Ini Pesan Panglima TNI

SABTU, 25 MARET 2023 | 08:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menjaga keamanan wilayah Papua dan Papua Barat menjadi fokus Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mempertahankan wilayah yang secara de facto dan de jure tidak terpisahkan dari NKRI.

TNI bahkan sudah menerjunkan 850 prajurit Satgas Operasi Pengamanan Papua di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Sumatera Selatan, Jumat kemarin (24/3).

Satgas yang diberangkatkan terdiri dari 450 prajurit dari Yonif R 200/BN pimpinan Letkol Inf R. Siregar dan 400 prajurit dari Yonif 133/YS pimpinan Letkol Inf Andika Ganesakti. Mereka diberangkatkan menggunakan KRI Banda Aceh 593.


"Secara umum, kondisi di Papua dan Papua Barat relatif kondusif. Namun di beberapa tempat masih ditemui gangguan keamanan dari kelompok separatis teroris Papua," kata Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono dalam siaran persnya, Sabtu (25/3).

Saat melepas Satgas Operasi Pengamanan Papua, Panglima TNI memberi pesan untuk kepada prajurit untuk membangun komunikasi dan menjaga kedekatan dengan seluruh komponen masyarakat.

"Prajurit harus mampu membangun komunikasi positif dengan para tokoh di Papua untuk mencari solusi terbaik dari setiap permasalahan yang ada," lanjut Laksamana Yudo.

Adapun 850 prajurit Satgas Operasi Pengamanan Papua yang diberangkatkan ini akan bertugas selama satu tahun ke depan. Mereka berangkat untuk menggantikan prajurit yang telah bertugas satu tahun sebelumnya di wilayah tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya