Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Ist

Politik

Ingatkan Pemerintah, Saiful Anam: Gerakan Mahasiswa Punya Andil Besar Meruntuhkan Kekuasaan

JUMAT, 24 MARET 2023 | 01:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gerakan mahasiswa menjadi sebuah gerakan yang memiliki andil besar dalam runtuhnya sebuah rezim kekuasaan. Untuk itu, pemerintahan Joko Widodo diingatkan akan bahayanya ketika ada gerakan besar mahasiswa yang menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) yang baru disahkan oleh DPR RI.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, jika jalur normal melalui penyaluran aspirasi secara langsung dan diatur dengan peraturan perundang-undangan mulai terhambat, maka tidak ada cara lain selain melalui gerakan mahasiswa turun ke jalan yang telah biasa dilakukan sejak orde lama hingga pasca reformasi akan terulang lagi.

"Saya lihat mahasiswa mulai mengendus adanya kebuntuan aspirasi pada pemerintahan Jokowi saat ini. Sehingga melalui gerakan mahasiswa mereka menganggap sebuah solusi dalam memberikan aspirasi meraka terhadap pemerintahan saat ini," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/3).


Karena menurut akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jika aspirasi mahasiswa mendapatkan ruang dengan baik, maka tidak mungkin akan terjadi sebuah gerakan aksi massa seperti yang direncanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama masyarakat sipil lainnya.

"Mestinya pemerintah dengan arif dan bijak belajar pada era-era sebelumnya, di mana gerakan mahasiswa menjadi sebuah gerakan yang memiliki andil besar dalam runtuhnya sebuah rezim kekuasaan," kata Saiful.

Saiful menilai, jika aspirasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil terkelola dengan baik, maka tidak mungkin mahasiswa dan masyarakat sipil akan melakukan pergolakan.

"Sehingga kondisi yang demikian tidak hanya merugikan publik, tapi juga akan menggerus kepercayaan publik kepada pemerintahan saat ini yang berkuasa, bahkan juga akan semakin menimbulkan ketidakpercayaan publik kepada partai pendukung pemerintah saat ini," pungkas Saiful.


Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya