Berita

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga/Net

Politik

Jerry Sambuaga Optimis, Keketuaan Indonesia Bawa Ekonomi ASEAN Lebih Baik

RABU, 22 MARET 2023 | 16:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keketuaan Indonesia akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN ke arah yang lebih baik.

Optimisme itu disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga sebelum menerima kedatangan para menteri ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) dalam rangkaian AEM Retreat 2023 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

“Indonesia adalah negara dengan populasi terbanyak di ASEAN. Tentu dari segi ukuran dan ekonominya, Indonesia berperan signifikan," ujar Jerry Sambuaga dalam keterangan tertulis, Rabu (22/3).


Jerry Sambuaga menguraikan, tujuh capaian prioritas ekonomi Indonesia (Priority Economic Deliverables/PEDs) 2023 di bawah lingkup AEM. Pertama, Kerangka Kerja Fasilitasi Jasa ASEAN dengan tujuan meningkatkan lingkup kebijakan dan peraturan yang memungkinkan penyediaan jasa di pasar regional.

Kedua, penandatanganan Protokol Perubahan Kedua Pembentukan Kawasan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru (ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement/AANZFTA).

Ketiga, pembentukan unit pendukung Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement (RCEP) di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Indonesia yang akan membuka jalan bagi pembentukan RCEP Support Unit melalui pengembangan TOR RCEP Support Unit.

Keempat, industri ASEAN berbasis proyek yang mengadopsi kerangka kerja ASEAN tentang inisiatif berbasis proyek industri dan rencana kerja implementasi kerangka kerja oleh negara anggota ASEAN.

Kelima, implementasi penuh e-Form D melalui ASEAN Single Window untuk mendukung tujuan BSBR meningkatkan transformasi digital di ASEAN dan berkontribusi pada tujuan ASEAN untuk mempercepat pemulihan ekonomi kawasan dan integrasi transformasi digital.

Keenam, pernyataan para pemimpin untuk mengembangkan Kerangka Persetujuan Ekonomi Digital ASEAN (Digital Economy Framework Agreement/DEFA) guna meningkatkan integrasi ekonomi digital ASEAN dengan ekonomi digital global.

Ketujuh, Peta Jalan Harmonisasi Standar ASEAN untuk mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Program acara unggulan pada 2023 juga telah disiapkan. Disampaikan Jerry, peluncuran fisik ASEAN Online Sale Day (AOSD) dan seremoni implementasi penuh RCEP setelah Filipina menyelesaikan proses ratifikasinya pada AEM ke-55 pada Agustus 2023.

Selanjutnya peluncuran pencari tarif ASEAN baru dan pengesahan studi DEFA (Agustus 2023); dan peluncuran negosiasi DEFA pada AEC Council ke-23 (September 2023).

Bagi Jerry, Indonesia perlu bergegas memanfaatkan peluang positif bagi ekspor Indonesia di tengah keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023.

“Apalagi dalam lima tahun terakhir, surplus neraca perdagangan Indonesia terhadap ASEAN terus meningkat. Pada 2018, surplus neraca tercatat 3,92 miliar dolar AS. Surplus kian membesar hingga mencapai 20,42 miliar dolar AS pada 2022,” tuturnya.

Jerry menambahkan, ASEAN telah menjadi global trader yang aktif dengan nilai mencapai 3,4 triliun dolar AS pada 2021 atau sebesar 7,5 persen dari perdagangan global dunia. Nilai ini, meningkat sangat signifikan sejak 2010, yaitu dengan nilai 2 triliun dolar AS.

Meskipun terdampak pandemi Covid-19, ekonomi ASEAN menunjukkan kemampuan untuk pulih dengan baik dan diproyeksikan akan mencapai pertumbuhan 11 persen tahun ini.

Kementerian Perdagangan mencatat, neraca perdagangan nonmigas Indonesia terhadap ASEAN pada 20182022 mengalami surplus dan terus meningkat. Pada 2018, surplus neraca tercatat 3,92 miliar dolar AS. Surplus kian membesar hingga mencapai 20,42 miliar dolar AS pada 2022.

Adapun pada Januari 2023, neraca perdagangan Indonesia atas ASEAN masih membukukan surplus 1,42 miliar dolar AS. Dari sembilan negara anggota ASEAN lainnya, Indonesia hanya mengalami defisit neraca perdagangan dengan Thailand sebesar 398,8 juta dolar AS dan Laos 10,8 juta dolar AS.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya