Berita

Alvin Lie pertanyakan manfaat kenaikan gaji dan tunjangan di Kementerian Keuangan/Ist

Politik

Pejabat Kemenkeu Bergaya Hidup Hedon, Alvin Lie: Apa Manfaat Peningkatan Gaji dan Tunjangan yang Besar?

RABU, 22 MARET 2023 | 15:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejumlah persoalan yang terjadi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di bawah pimpinan Sri Mulyani Indrawati membuat banyak pihak mempertanyakan manfaat peningkatan gaji dan tunjangan di kementerian tersebut.

Pemerhati Penerbangan, Alvin Lie mengatakan, Kemenkeu merupakan kementerian yang mengawali reformasi birokrasi dengan gaji dan tunjangan yang jauh lebih besar daripada kementerian lainnya.

"Dengan argumen bahwa dengan penghasilan yang lebih besar akan menarik orang-orang yang berkualitas lebih baik dan membuat mereka dapat hidup layak tanpa korupsi. Kenyataannya tidak seindah itu. Tabiat lama masih terus bertahan," ujar Alvin kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan singkat, Rabu (22/3).


Alvin pun menyoroti program Menkeu yang menetapkan target pendapatan dari pajak dan bea cukai. Justru, kata Alvin, program tersebut membuat para petugas mencari-cari peluang dan mempersulit rakyat secara membabi buta guna mencapai target agar meraih tunjangan kinerja yang besarnya ratusan juta rupiah.

"Selain itu, ternyata para pejabatnya masih doyan korupsi untuk mengongkosi gaya hidup hedon. Patut kita pertanyakan, apa kabar reformasi birokrasi? Apa manfaat peningkatan gaji dan tunjangan yang besar itu?" pungkas Alvin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya