Berita

Penjual pakaian bekas di Pasar Senen/Ist

Politik

Baju Bekas Impor Diberangus, Garpu: Kenapa Baru Ramai Sekarang?

RABU, 22 MARET 2023 | 15:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Upaya pemusnahan thrifting alias baju bekas impor oleh Kementerian Perdagangan dinilai kurang bijak. Mengingat kondisi ekonomi saat ini masih berat bagi sebagian besar rakyat.

"Akan lebih bijak kalau barang-barang tersebut tidak dimusnahkan," tegas Ketua Umum Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (Garpu), Pietra Machreza Paloh, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/3).

Menurut Pietra, barang yang disita pemerintah masih bisa diberikan ke korban bencana alam atau orang miskin. Selain itu, pemusnahan baju bekas ini dinilai tak bermanfaat.


Selain itu, Pemerintah juga dinilai tak menyediakan solusi bagi pedagang thrifting. Oleh sebab itu pemerintah disarankan memberi kompensasi kepada pedagang kecil di pasar.

"Lagian kenapa baru sekarang thrifting ini ramainya?" tanya Pietra keheranan.

Impor pakaian bekas merupakan isu lama. Namun, fenomena ini tak kunjung berakhir akibat lemahnya pengawasan dari pemerintah. Alhasil, barang-barang bekas impor ilegal tadi dapat leluasa beredar dan tanpa terkena pajak.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas sebelumnya memusnahkan 824 bal pakaian bekas impor senilai Rp10 miliar di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Pemusnahan ini merupakan temuan dari program pengawasan Kementerian Perdagangan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya