Berita

Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag RI, Subhan Cholid/Ist

Nusantara

Jemaah Lansia Capai 64 Ribu, Kemenag Siapkan Skema Khusus

RABU, 22 MARET 2023 | 10:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M, baik di Tanah Air maupun Tanah Suci, terus dilakukan Kementerian Agama RI. Untuk persiapan di Arab Saudi bahkan sudah mencapai 80 persen.

Disampaikan Direktur Layanan Haji Luar Negeri, Subhan Cholid, ada empat layanan yang akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia selama di Arab Saudi. Empat layanan itu mencakup akomodasi, transportasi, katering, dan layanan masyair (Arafah-Muzdalifah-Mina).

Layanan transportasi mencakup bus antarkota perhajian (Madinah–Makkah dan Makkah–Madinah), bus dari bandara ke hotel di Madinah dan Makkah, serta bus shalawat yang akan beroperasi 24 jam mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya.


Untuk layanan akomodasi, Kemenag juga telah menyiapkan hotel bagi jemaah di Makkah dan Madinah.

“Untuk penyiapan layanan transportasi dan akomodasi bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi, sudah selesai semua,” ucap Subhan di Jakarta, Selasa (21/3).

“Untuk layanan konsumsi dan Masyair, masih dalam proses penyiapan dan finalisasi. InsyaAllah selesai di bulan Ramadan,” sambungnya.

Lanjut Subhan, pihaknya telah menyiapkan 111 hotel untuk jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah. Sistem sewa yang digunakan adalah full musim.

Sementara di Madinah, ada sekitar 100 hotel yang disiapkan dengan tiga skema, yaitu sewa satu musim, sewa semi musim, dan blocking time.

Adapun kuota jemaah haji Indonesia pada 2023 kembali normal, yaitu sebesar 221.000 jemaah. Jumlah ini terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Menurut Subhan, total ada 64 ribu (30 persen) jemaah yang masuk kategori lansia (usia di atas 65 tahun). Jumlah lansia ini cukup signifikan, sehingga Kemenag tengah menyiapkan skema khusus untuk memberikan layanan terbaik kepada jemaah, terutama jemaah lansia.

“Kami masih siapkan skema layanan secara komprehensif. Ini masih digodok tim, termasuk melibatkan ahli lansia dari UI. Skema layanan ramah lansia ini akan dilakukan sejak dari tanah air hingga di Saudi,” paparnya.

“Kami di Saudi juga sedang melakukan simulasi, termasuk skema menyiapkan lift khusus lansia,” sambungnya.

Selain lift, lanjut Subhan, pihaknya juga membahas bersama dengan pihak perusahaan transportasi (syarikah) di Arab Saudi untuk menyiapkan bus dengan spek yang ramah lansia. Misalnya, dek lebih rendah, pintu lebih lebar, dan kursinya juga lebih besar.

“Untuk Bus Shalawat, kita siapkan 490 armada. Selain itu, ada 10 persen atau 49 armada sebagai cadangan,” terangnya.

Di luar layanan yang akan diberikan, Subhan melihat keramahan dan kesigapan petugas menjadi faktor kunci dalam kualitas layanan.

“Kami akan melakukan bimtek untuk petugas. Apapun situasinya, petugas harus mengedepankan sikap ramah terhadap jemaah. Ini akan membantu secara psikologis jemaah dan menambah spirit mereka,” demikian Subhan Cholid.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya