Berita

Kuasa usaha dari misi permanen China untuk PBB, Dai Bing/Net

Dunia

China Menyerukan Bantuan Ekonomi dan Penghapusan Sanksi untuk Sudan

RABU, 22 MARET 2023 | 08:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

China mendorong dimulainya kembali bantuan ekonomi ke Sudan dengan tanpa syarat dan mencabut seluruh sanksi yang diberlakukan, karena negara itu telah menunjukan kemajuan situasi politiknya.

Kuasa usaha dari misi tetap China untuk PBB, Dai Bing, menyerukan itu dalam rapat Dewan Keamanan (DK) PBB, dengan mengatakan pihaknya mendukung dialog inklusif di negara itu.

Menurut Dai, meski situasi politik di Sudan telah mengalami beberapa kemajuan, namun negara tersebut tetap membutuhkan bantuan, lantaran situasi ekonomi dan kemanusiaan masih memprihatinkan setelah berbagai konflik.


Dalam penjelasannya, Dai menilai bahwa kurangnya pendanaan internasional menjadi hambatan untuk dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Sudan, khususnya masalah kemanusiaan.

"Kami meminta negara-negara terkait dan lembaga keuangan internasional untuk segera melanjutkan bantuan ekonomi ke Sudan dan tanpa syarat," kata Dai, dimuat China ORG pada Selasa (21/3).

Utusan China itu juga kembali mendesak agar DK PBB mencabut sanksinya kepada Sudan, dengan mengatakan bahwa keadaan di lapangan sudah membaik, dan sanksi itu justru dapat menghambat pemerintah Sudan untuk melakukan pembangunan dan memperbaiki kondisi sosio-ekonomi negaranya.

Untuk itu, Dai, dalam rapat DK PBB menentang dan mengajukan keberatan atas pengenaan sanksi yang terus berlanjut di negara itu.

"Kami menentang politisasi dan pengabadian tindakan sanksi, dan mendesak pihak-pihak terkait untuk melihat secara langsung situasi yang membaik di negara ini, berhenti menggunakan sanksi untuk manipulasi politik, dan melakukan upaya untuk pencabutan sanksi," tutup Dai dalam pembicaraannya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya