Berita

Ketum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra saat bersama Ketum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

PBB Hargai Sikap Golkar Tetap Ingin Sistem Proposional Terbuka

SELASA, 21 MARET 2023 | 18:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Bulan Bintang (PBB) menghargai sikap Partai Golkar yang tetap menghendaki sistem pemilu proporsional terbuka. Sikap itu berbeda dengan PBB yang memilih proporsional tertutup.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra saat jumpa pers sesuai menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Markas Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pada Selasa (21/3).

“Dalam hal proporsional terbuka ataupun tertutup memang Golkar dan PBB itu beda pendapat dalam hal ini. Tapi perbedaan pendapat itu tidak menghalangi kita untuk silaturahim satu dengan yang lain,” ujar Yusril.


Namun begitu, pakar hukum tata negara itu menyebut pihaknya bersama Golkar tetap akan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang kini masih menguji materi atas gugatan sistem proporsional terbuka.

“Kita sama-sama sepakat kita serahkan ini kepada MK, apapun putusan MK itu kita patuhi dan kita laksanakan,” tuturnya.

Sebab, kata Yusril, baik Golkar maupun PBB itu sama-sama siap melaksakan Pemilu 2024 proporsional terbuka ataupun tertutup.

“Kedua partai sudah sama-sama pengalaman pernah ikut falam proporsional tertutup, Golkar bahkan lebih lama sistem tertutup, PBB ikut dalam Pemilu 1999, 2004, dan juga pernah ikut dalam sistem terutup dan sistem terbuka dari 2009 sampai dengan sekarang ini,” pungkasnya.

Turut hadir saat jumpa pers, Sekjen DPP PBB Afriansyah Noor dan jajaran DPP PBB. Kemudian, Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin, Agus Gumiwang, Ahmad Doli Kurnia, dan politikus Golkar lainnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya