Berita

Polisi Ekuador berada di kantor stasiun televisi Ecuavisa, di Guayaquil setelah sebuah perangkat yang dikirim dari amplop misterius meledak/Net

Dunia

Ekuador Selidiki Amplop Berisi Bahan Peledak yang Dikirim ke Kantor Media

SELASA, 21 MARET 2023 | 10:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kejaksaan Agung Ekuador membuka penyelidikan terkait  amplop misterius berisi perangkat elektronik yang dilengkapi dengan bahan peledak. Amplop tersebut dikirim ke beberapa outlet media.

Kantor televisi Ecuavisa di Guayaquil merupakan salah satu target. Bahkan amplop misterius itu meledak ketika seorang jurnalis berusaha menyambungkan perangkat berbahan peledak ke komputernya. Atas insiden tersebut, ia dilaporkan menderita luka ringan.

Menurut hasil penelitian kepala badan Forensik Nasional, Xavier Chango, perangkat itu berbahan peledak tipe militer, yang kapsulnya sangat kecil.  


"Semua amplop itu memiliki karakteristik yang sama dan isi yang sama dan oleh karena itu akan diselidiki bersama," kata Kantor Kejaksaan Agung pada Senin (20/3), seperti dimuat Al Jazeera.

Kini seluruh perangkat tersebut telah dikirim ke kantor kepolisian untuk diledakan dengan aman.

Sementara, menanggapi insiden tersebut pemerintah berjanji akan mencari dalang dibalik pengirim amplop misterius itu dan menghukum seberat-beratnya para pelaku.

“Setiap upaya untuk mengintimidasi jurnalisme dan kebebasan berekspresi adalah tindakan menjijikkan yang harus dihukum seberat-beratnya,” kata pemerintah.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya