Berita

Pemusnahan pakaian bekas impor/Net

Politik

Perang Impor Pakaian Bekas Momentum Cintai Produk Indonesia

SELASA, 21 MARET 2023 | 04:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aktivis kepemudaan Jaman yang juga politisi PDI Perjuangan, Wisnu Wardhana berpandangan bahwa kebijakan larangan  impor pakaian bekas adalah momentum bagi pemerintah untuk mengajak masyarakat meningkatkan rasa cinta kepada bangsa dan negara.

Wisnu menambahkan bahwa perang terhadap impor baju bekas alias thrifting yang dilakukan pemerintah adalah upaya yang sangat baik. Aksi tegas melindungi terhadap industri tekstil dan turunannya yang lebih banyak di dominasi oleh pelaku UMKM (TPT).

Tidak kalah pentingnya adalah pemerintah terus mensosialisasi kepada masyarakat bahwa produk dalam negeri juga tidak kalah model maupun desainnya dari produk baju bekas impor.


“Dan itu juga merupakan bentuk kecintaan kita kepada bangsa dan negara,”  kata Wisnu kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/3).

Dalam kesempatan ini Wisnu juga menyampaikan kurang setujunya terhadap aksi pembakaran baju bekas impor yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.

Menurutnya Mendag juga perlu memperhatikan bahwa ada pelaku UMKM yang menjajakan pakaian bekas impor sebagai usahanya.

"Pemerintah dalam hal ini Mendag perlu bersinergi dengan Menkop UKM dan Menkeu untuk memberikan penyuluhan dan kemudahan akses permodalan, serta pengurangan pajak sebagai pengganti dagangan mereka yang dikarang,” ujarnya.

Wisnu juga menekankan kegigihan negara untuk hadir sekaligus meluruskan posisi aparatur hukum di mata warga setelah sekian lama tidak hadir dan melakukan pembiaran.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya