Berita

Pidato Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, di hadapan kader di Tennis Indoor Senayan Jakarta, beberapa waktu lalu/Ist

Politik

Sikap AHY terhadap Penguasa Pilihan Paling Rasional Menyongsong Pemilu 2024

MINGGU, 19 MARET 2023 | 00:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di hadapan ribuan kader di Lapangan Tenis Indoor, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa kemarin (14/3), dimaknai sebagai sikap politik yang tepat untuk pemenangan Pemilu Serentak 2024.

Menurut CEO & Founder Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, AHY yang dalam momentum itu mengkritik kinerja pemerintahan saat ini di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga pangan, memperjelas posisinya.

“Singkat kata, di mata Partai Demokrat ada masalah serius dalam pengelolaan pemerintahan saat ini, yang berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” ujar Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (18/3).


Pangi menjelaskan, sikap kritis Partai Demokrat ini adalah upaya mengisi ruang kosong suara keras dan lantang partai oposisi. Sehingga oposisi kembali bergema dan dapat dipastikan akan mengusik berbagai kelompok yang selama ini terlena menikmati kekuasaan.

Maka dari itu, dosen politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini menilai, dalam kerangka itu dan dikaitkan dengan momentum politik jelang Pemilu 2024, pidato politik AHY sebagai kekhususan dalam dinamika politik sekarang ini.

“Sikap Partai Demokrat ini merupakan pilihan paling rasional untuk menyongsong Pemilu 2024, menunjukkan garis pembeda dengan partai lainnya,” demikian Pangi.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya