Berita

Pasukan tentara Malawi dikerahkan dalam operasi penyelamatan korban Topan Freddy/AFP

Global

Korban Tewas Akibat Badai Freddy di Malawi Meningkat, Mencapai Hampir 400 Orang

JUMAT, 17 MARET 2023 | 13:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah korban tewas kembali meningkat di Malawi dari 225 menjadi 326 orang per Kamis (16/3), akibat badai topan Freddy yang mematikan.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Lazarus Chakwera, yang berbicara di wilayah selatan yang hancur di Blantyre, Malawi.

“Sampai kemarin, jumlah korban tewas akibat bencana ini meningkat dari 225 menjadi 326,” kata Presiden Chakwera.


Selain itu, jumlah pengungsi juga dilaporkan ikut bertambah sebanyak lebih dari dua kali lipat pada Kamis ini, menjadi 183.159 orang, dan 40.702 keluarga, dengan lebih dari 300 tempat penampungan telah didirikan untuk para pengungsi.

Berdasarkan laporan Digital Journal pada Jumat (17/3), seluruh tentara dan kepolisian dikerahkan untuk membantu tim penyelamat dan pihak berwenang untuk menangani banyaknya korban, dengan hari berkabung nasional dan keadaan darurat telah ditetapkan di negara itu selama dua minggu.

Banyaknya kehancuran yang meluas dengan peralatan yang kurang memadai, membuat Presiden Malawi meminta bantuan dari negara-negara tetangga untuk membantu operasi penyelamatan di negaranya.

“Kami sedang berkonsultasi dengan mitra pembangunan kami untuk membantu kami, sehingga kami dapat membantu orang-orang yang terkena dampak parah Topan Freddy," katanya.

Sejauh ini, lebih dari 35 jalan di dilaporkan telah terputus, sehingga sulit bagi pemerintah memberikan bantuan dan mencari korban lain yang kemungkinan tertimbun pepohonan yang hancur.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya