Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Amodi/Ist

Politik

Bertemu Duta Besar Kerajaan Arab Saudi, Airlangga Bahas Kerjasama Ekonomi Hingga Investasi

KAMIS, 16 MARET 2023 | 17:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hubungan Indonesia dan Arab Saudi di bidang ekonomi, telah terjalin dengan baik dan saling menguntungkan. Diharapkan, ke depan kerjasama kedua negara dapat diperkuat lagi.

Begitu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Amodi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/3).

Airlangga Hartarto menyampaikan, pentingnya kedua negara untuk terus meningkatkan kerjasama konkret dan tangible yang dihasilkan dari kesepakatan yang telah terjalin selama ini.


“Hubungan dan kerjasama ekonomi, perdagangan dan investasi kedua negara belum menunjukkan potensi yang sebenarnya dan untuk itu kerjasama perlu diperkuat sehingga menghasilkan sesuatu yang konkret dan bermanfaat bagi kedua negara,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Kamis (16/3).

Lebih lanjut, Airlangga menuturkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara tujuan penting bagi investasi Arab Saudi. Untuk itu, mengingat Indonesia akan mengalami bonus demografi yang cukup besar maka para pelaku usaha Arab Saudi perlu memanfaatkan dengan baik momentum tersebut guna meningkatkan dan melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia.

Selain itu, Airlangga juga menjelaskan terkait beberapa potential deliverables pada masa Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023, antara lain sustainability, digitalization, fasilitasi e-commerce, serta memperkuat small and medium enterprises di kawasan ASEAN.

"Sektor-sektor tersebut merupakan kerja sama potensial lainnya yang dapat digarap oleh para pelaku usaha kedua negara di samping kerja sama di bidang migas dan people-to-people contacts," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak juga sepakat untuk mengoptimalkan komunikasi terkait upaya mendorong peningkatan kerjasama ekonomi, perdagangan dan investasi di kedua negara. Keduanya juga sepakat untuk terus menggandeng Kadin dalam identifikasi berbagai potential areas of cooperation yang diperkirakan dapat dijajaki dan dikembangkan ke depannya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya