Berita

Koordinator Juru bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Demokrat: Mari Kompetisi secara Fair, Jangan Main Belakang

RABU, 15 MARET 2023 | 11:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan Menko Marvest, Luhut Binsar Pandjaitan, dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, di Nasdem Tower, Selasa (14/3), direspons santai DPP Partai Demokrat.

Koordinator Juru bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menilai pertemuan Luhut dan Paloh hal yang wajar. Sebab Ketum Nasdem itu pengusung utama pemerintahan Presiden Joko Widodo selama dua periode. Sementara Luhut orang kepercayaan Jokowi.

“Kalau sering bertemu wajar-wajar saja, kita tidak perlu berspekulasi,” kata Herzaky, dalam keterangannya, Rabu (15/3).


Dia meyakini Koalisi Perubahan (Nasdem, Demokrat, dan PKS) tetap solid dan konsisten mengusung perubahan dan perbaikan dengan Anies Baswedan sebagai Bacapres 2024.

Soal munculnya dugaan intervensi terhadap Koalisi Perubahan, Herzaky mengakui, tentu ada saja pihak-pihak yang tidak menginginkan Koalisi Perubahan eksis.

“Karena mereka tau, Koalisi Perubahan ini punya potensi menang yang luar biasa,” tuturnya.

Atas dasar itu, Herzaky meminta semua pihak berlaga di Pemilu 2024 dengan cara fair play dengan mengindahkan prinsip-prinsip demokrasi.

“Kalau bertanding yang fair lah. Berkompetisi yang fair, jangan main belakang!” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya