Berita

Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono usai diperiksa KPK terkait harta kekayaan tak wajar/RMOL

Hukum

Bantah Pamer Harta, Kepala Bea Cukai Makassar Ancam Para Pemfitnahnya

SELASA, 14 MARET 2023 | 22:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono membantah pamer harta kekayaan di media sosial. Bahkan, Andhi mengancam kepada pihak-pihak yang dianggap memfitnah dirinya.

Hal itu disampaikan oleh Andhi usai menjalani pemeriksaan selama enam jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (14/3).

Dalam pernyataan kepada wartawan, Andhi memberikan klarifikasi terkait foto-foto yang beredar terkait putrinya.


"Saya tidak pernah secara pribadi memamerkan di IG (Instagram) medsos lainnya tentang pamer-pamer, saya tidak ada satupun. Sehingga dikait-kaitkan kepada putri saya," ujar Andhi.

Andhi menjelaskan, bahwa putrinya saat ini sedang menempuh pendidikan di luar negeri, yakni di Australia. Bahkan, putrinya dianggap menekuni dunia fashion. Untuk itu, dianggap wajar ketika putrinya berpenampilan seperti selebgram.

"Jadi apabila ada foto-foto yang bersifat fashion dan apa ya itu lumrah, dan dia bisa menghidupi kehidupannya sendiri. Selanjutnya, foto-foto tentang diri saya, sama sekali tidak ada yang berbentuk pamer dan lain sebagainya, sehingga dicari-cari yang lain," kata Andhi.

Andhi mengaku, terhadap fitnah-fitnah yang diarahkan kepadanya sudah diadukan langsung ke KPK pada saat dirinya dikonfirmasi mengenai harta kekayaannya.

"Terus tolong disampaikan teman-teman, awas untuk para pemfitnah dan pemberi berita yang tendensius tanpa klarifikasi kepada saya. Dan saya mohon maaf pada teman-teman semuanya warga Indonesia karena berita-berita simpang siur, yang bermacam-macam menjadikan diri saya sedikit tertekan, sehingga memang dengan adanya klarifikasi dari KPK ini menjadikan terang benderang semuanya," jelas Andhi.

Andhi mengaku, dirinya baru bisa memberikan klarifikasi lantaran adanya perintah dari pimpinannya, bahwa klarifikasi dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan oleh KPK dan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Dari diri saya pribadi, keluarga saya, Bea Cukai dan Kemenkeu yang sangat saya banggakan dan cintai ini, saya mohon maaf apabila ada sesuatu yang tidak berkenan di teman-teman media," pungkas Andhi.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya