Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Potensi Diusung KIB, tapi Menang Pileg Lebih Utama

SELASA, 14 MARET 2023 | 11:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertimbangan politik Pilpres dan Pileg (pemilihan anggota legislatif) serentak 2024 benar-benar dikalkulasi secara matang oleh Partai Golkar.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, berpendapat, pencapresan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, dihitung efeknya untuk kemenangan di Pileg.

“Airlangga memang diusung sebagai Capres dari Partai Golkar,” kata Efriza, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/3).


Dia menduga efek pencapresan Airlangga tidak hanya berlaku untuk Golkar, tapi juga dua partai politik anggota Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) lainnya, PAN dan PPP.

Sebab itu Efriza melihat potensi Golkar tidak lagi jadi penentu arah politik Pilpres 2024, mengingat posisi Airlangga pada percaturan figur potensial Capres belum signifikan perubahannya.

“Makanya, jika kemenangan (Airlangga) kecil, tawaran ke barisan KIB mentok, Golkar diyakini lebih memilih mengikuti kesepakatan bersama,” tuturnya.

Karena itu Efriza meramal pencapresan Airlangga lebih soft di tahun politik 2024 ini, karena ada yang lebih urgen dipertahankan, kemenangan Pileg.

“Artinya, Airlangga diperkirakan tidak sengotot tahun-tahun lalu, karena Partai Golkar lebih memikirkan meraih kursi terbanyak. Dari pada ngotot mengusung calon, tetapi tak mendapatkan respons publik?” pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya