Berita

Relawan Anies Surabaya mencopot spanduk provokatif/Ist

Nusantara

Jaga Situasi Masyarakat, Relawan Anies Cepat Copot Spanduk Provokatif di Surabaya

SENIN, 13 MARET 2023 | 01:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah relawan Aliansi Nasional Indonesia (Anies) bergerak cepat mencopot sejumlah spanduk provokatif yang dipasang di lokasi-lokasi tertentu di Kota Surabaya, Jawa Timur. Belum diketahui siapa pemasang spanduk-spanduk bernada provokatif tersebut.

''Saya sendirian, pas waktu melihat ada spanduk itu terpampang di depan jalan Setail dekat Kebon Binatang itu, langsung saya copot pakai gunting,'' tegas Relawan Anies, Farida Herman, kepada Kantor Berita RMOL Jatim, Minggu (12/3).

Spanduk provokatif juga terlihat di Jalan Ciliwung, Jalan Gunungsari arah masuk ke Jalan Brawijaya. Juga tampak di kawasan Rolak. Padahal, beberapa hari sebelumnya, spanduk-spanduk itu masih belum terlihat.


''Entah siapa pemasangnya, yang jelas ada delapan spanduk di empat titik berbeda, begitu kami temukan, langsung kami copot,'' ujar Farida.

Sedangkan beberapa spanduk di kawasan Gayungsari berhasil dicopot Satpol PP setelah menerima laporan dari simpul Relawan Anies. Begitupula dengan spanduk-spanduk yang terpampang di kawasan Ketintang, juga dicopot petugas Satpol PP.

Terpisah, Koordinator Relawan Anies Jawa timur, Isa Ansori menyatakan, pihaknya akan terus memantau situasi terkait kemunculan spanduk provokatif tersebut.

''Relawan Anies sudah tersebar, jadi pemantauan terhadap spanduk-spanduk provokatif bisa lebih cepat dan sigap. Ini untuk menjaga kondusivitas,'' tandas mantan aktivis '98 ini.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya