Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno/RMOL

Politik

Seperti Jokowi-Maruf, Duet Ganjar Pranowo-Prabowo Bisa jadi Pasangan Tidak Pandang Senioritas

MINGGU, 12 MARET 2023 | 22:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seperti pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin pada Pemilu 2019, duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto akan menjadi pasangan yang tidak memandang soal siapa lebih senior jika terwujud pada Pemilu 2024 nanti.

Dikatakan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, dalam prinsip politik kekinian, senioritas bukan lagi menjadi penghalang untuk memasangkan tokoh menjadi capres dan cawapres.

"Kalau Pak Prabowo lebih senior memang tidak bisa dibantah,tetapi di pilpres kita 2014 dan 2019, Jokowi juga memiliki cawapres yang lebih senior. Yakni Pak JK dan Ma'ruf Amin," ujar Adi kepada wartawan, Minggu (12/3).


Dalam pandangan akademisi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah itu, kondisi Ganjar pun serupa dengan Jokowi kala pilpres lalu. Yakni, memiliki elektabilitas lebih tinggi dari Jusuf Kalla ataupun Maruf Amin. Saat ini, Ganjar meraih elektabilitas lebih tinggi dari Prabowo Subianto di beberapa survei.

Oleh karena itu, lanjut Adi, partai pendukung tentu akan melihat elektoral tertinggi personal untuk dijadikan capres. Terutama PDIP tempat Ganjar bernaung dan Gerindra di mana Prabowo adalah Ketua Umum.

"Bila PDIP nanti umumkan capresnya Ganjar Pranowo, maka jelas PDIP secara elektabilitas juga lebih tinggi dari Gerindra sehingga tidak mungkin Ganjar dijadikan cawapres," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya