Berita

Benny Kabur Harman (tengah) di peluncuran Posko Pilihan Rakyat (PPR) di Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (12/3)/RMOL

Politik

Hadiri Acara Relawan Bro Anies, Benny K. Harman Singgung Ada Kelompok Ingin Langgengkan Kekuasaan

MINGGU, 12 MARET 2023 | 18:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rekonstruksi Indonesia menjadi antitesa terhadap realitas politik dan ekonomi saat ini. Bahkan, menjadi antitesa terhadap kelompok-kelompok yang ingin melanggengkan kekuasaan dengan cara menunda pemilu atau memperpanjang masa jabatan presiden.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat, Benny Kabur Harman saat membahas tema "Rekonstruksi Indonesia" dalam acara launching relawan bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan yang bernama Bro Anies (BroNies).

Dalam acara itu juga diluncurkan Posko Pilihan Rakyat (PPR) yang beralamat di Komplek Bona Gabe nomor 101 Blok A2, Jalan Jatinegara Timur Raya, RT. 01/02, Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (12/3).


Benny mengatakan, tema "Rekonstruksi Indonesia" bukan pilihan kata tanpa alasan atau tujuan. Benny menilai, tema Rekonstruksi Indonesia dipilih oleh relawan Anies sebagai aspirasi terhadap apa yang berkembang di tengah-tengah masyarakat saat ini.
 
"Kehidupan masyarakat kita sangat sulit, daya beli masyarakat kita sangat rendah. Barang-barang kebutuhan pokok melambung tinggi. Tetapi ada sebagian golongan yang ada di masyarakat kita yang hidup bermewah-mewah," ujar Benny.

Selain itu kata Benny, Rekonstruksi Indonesia juga merupakan antitesa terhadap pandangan kelompok-kelompok yang mengajukan agar kembali ke UUD 1945 yang asli.

Bahkan, rekonstruksi Indonesia juga merupakan antitesa terhadap kelompok-kelompok yang ingin mempertahankan kekuasaan melalui penundaan pemilu.

"Jadi, antitesa terhadap dua kenyataan itu tadi. Antitesa terhadap kelompok yang ingin kembali kepada UUD 1945 sebagai solusi atas masalah politik kacau balau, ekonomi kacau balau. Juga menjadikan kekacauan ekonomi politik saat ini sebagai alasan kelompok-kelompok ini untuk menunda pemilu yang tujuannya adalah untuk melanggengkan kekuasaan," kata Benny.

Sehingga kata Benny, tema Rekonstruksi Indonesia dalam acara diskusi yang digerakkan oleh relawan Anies ini adalah ingin menunjukkan bahwa relawan Anies mendukung sepenuhnya hasil-hasil gerakan reformasi 1998.

Ia mendukung gerakan reformasi dan rekomendasi gerakan reformasi 1998 yang  kemudian dituangkan inti substansinya di dalam UUD 1945 hasil perubahan itu.

"Itu lah kesepakatan-kesepakatan baru kita sebagai bangsa, sebagai negara bangsa, itu lah kesepakatan-kesepakatan kita ke mana kita harus menuju ke depannya untuk membangun Indonesia sejahtera tadi," jelas Benny.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya