Berita

Muntahan awan panas guguran (APG) Gunung Merapi pada Sabtu (11/3)/Ist

Presisi

Merapi Meletus, Polda Jateng Minta Aktivitas Pendakian dan Pertambangan Dihentikan

SABTU, 11 MARET 2023 | 21:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Meletusnya Gunung Merapi, Jawa Tengah, pada Sabtu siang (11/3), mengharuskan sejumlah aktivitas harus dihentikan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes M Iqbal Alqudusy, meminta masyarakat khususnya di wilayah Magelang, Klaten dan Boyolali untuk berhati-hati. Dirinya meminta segala aktivitas masyarakat di sekitar gunung Merapi terutama di radius 7 kilometer dihentikan.

“Baik aktivitas pendakian gunung, wisata maupun penambangan pasir, kami minta untuk segera dihentikan. Dan warga agar segera bergeser ke lokasi yang lebih aman,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu malam (11/3).


Sebagai langkah pencegahan, Iqbal mengingatkan agar masyarakat menyiapkan masker dan kacamata pelindung untuk mengatasi debu vulkanik. Selain itu, juga diharuskan mengetahui jalur evakuasi dan shelter yang telah disiapkan oleh pihak pemerintah.

“Kemudian siapkan logistik perorangan, antara lain makanan siap saji, lampu senter dan baterai cadangan, uang tunai yang cukup serta obat-obatan,” urainya.

Polda Jateng juga mengimbau, agar masyarakat tidak berada di lokasi yang direkomendasikan untuk dikosongkan, termasuk pendaki dan penambang pasir. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak berada di lembah atau daerah aliran sungai, karena berpotensi terlanda bahaya lahar dingin apabila hujan.

"Terakhir, kami menghimbau warga untuk mengenakan pakaian tertutup yang melindungi tubuh seperti, baju lengan panjang, celana panjang, dan topi," tuturnya.

"Jangan mudah termakan berita hoax  dan selalu mematuhi anjuran yang diberikan oleh pemerintah, petugas TNI dan Polri serta pihak berkompeten lainnya," imbuhnya menutup.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya