Berita

Perayaan ulang tahun Wakil Presiden RI, Maruf Amin ke-80 tahun di Kempinski Grand Ballroom, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (11/3)/RMOL

Politik

Terapkan Filosofi Bulutangkis, Wapres Maruf: Kalau Pasangan ke Depan, Saya ke Belakang

SABTU, 11 MARET 2023 | 12:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Permainan bulutangkis ternyata menjadi filosofi KH Maruf Amin dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia mendampingi Presiden Joko Widodo periode 2019-2024.

Dalam olahraga bulutangkis sektor ganda, pemain selalu bergerak mengisi masing-masing ruang lapangan. Jika satu bermain menyerang di belakang, maka rekannya akan meng-cover di sisi depan.

Begitu pula jika pemain bergerak ke sisi kiri, maka rekan pemain akan bergerak ke sisi kanan.


"Saya kalau jadi Wapres bekerjanya seperti orang badminton dobel. Kalau pasangan saya ke depan, saya di belakang, sehingga tidak terjadi tabrakan," kata Maruf Amin saat memberi sambutan di acara ulang tahunnya ke-80 di Kempinski Grand Ballroom, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (11/3).

Terbukti, dengan filosofi permainan bulutangkis tersebut, hingga saat ini Wapres dan Presiden Joko Widodo bisa berbagi tugas dalam menakhodai Indonesia hingga masa tugasnya berakhir pada tahun 2024.

"Mudah-mudahan sampai akhir 2024 menjadi husnul khotimah. Soal berapa, bagaimana penilaian (kinerja) nanti masyarakat yang akan menilai dan Allah SWT akan memberikan penilaian paling benar, paling adil," tutup Maruf Amin disambut tepuk tangan hadirin.

Perayaan ulang tahun Wapres Maruf Amin turut dikemas dengan peluncuran buku "80 Tahun Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin. Kiai Wapres, Wapres Kiai".

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan menteri, di antaranya Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menko Polhukam, Mahfud MD; Menteri BUMN, Erick Thohir; hingga Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla serta sejumlah tokoh lain.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya